Kawasan Amerika Utara

Kawasan Amerika Utara - Secara astronomis, Benua Amerika terletak antara 10°/35° BB – 170°BB dan antara 83°LU – 55°LS. Dengan demikian, benua ini memiliki 8 daerah waktu.

Kawasan Amerika Utara

Secara geografis, Benua Amerika dikelilingi samudra-samudra dan laut-laut sebagai bagian dari samudra-samudra itu. Di sebelah barat benua ini terdapat Samudra Pasifik atau Lautan Teduh dengan laut tepi-laut tepinya, seperti Selat Bering, Laut Bering, Teluk Alaska, Teluk California, Teluk Panama, dan Selat Magelhaes.

Di sebelah timur benua ini dibatasi oleh Samudra Atlantik, serta beberapa laut tepinya. Di bagian utara berbatasan dengan Laut Arktik. Di ujung utara benua ini bertetangga dekat dengan Benua Asia yang dipisahkan hanya dengan selat sempit, yaitu Selat Bering.

Variabel Negara Amerika Serikat Kanada
Luas 9.529.063 9.970.610
Jumlah Penduduk 225.000.000 151.000.000
Kepadatan (penduduk/m2) 27 3
Tingkat Pertumbuhan (%) 0,9 1,02
GNP perkapita (USS) 34.280 26.530
Bagian barat Benua Amerika, dari utara sampai ujung selatan, termasuk ke dalam deretan pegunungan muda Sirkum Pasifik. Di Amerika Utara pegunungan ini dinamakan Rocky Mountains dan di Amerika Selatan dinamakan Cordilleras. Sedangkan di pantai timurnya dihiasi beberapa kelompok pegunungan tua yang terbentuk pada zaman Paleozoikum. Di Amerika Selatan kita jumpai pegunungan tua, yaitu Dataran Tinggi Guyana. Di bagian tenggara benua ini terhampar Dataran Tinggi Brasilia. Berdasarkan bentuk daratannya, Benua Amerika terbagi ke dalam dua region, yaitu Amerika Utara dan Amerika Selatan. Mengenai batas antara kedua wilayah itu terdapat dua versi pendapat.
Peta Amerika Utara
Peta Amerika Utara
  1. Pendapat yang menyatakan bahwa Tanah Genting (Ismuth) Tehuantepeclah yang menjadi pembatasnya. Daerah pembatas ini diapit oleh Teluk Campeche di Meksiko dan teluk Tehuantepec di Pantai Lautan Teduh.
  2. Pendapat lain menyatakan bahwa batas antara region Amerika Utara dengan Amerika Selatan adalah Ismuth Panama, yang merupakan bagian tersempit di Amerika Tengah. Batas yang terakhir inilah yang dewasa ini lebih populer.
Selain berdasarkan bentuk daratannya, terdapat pula pembagian-pembagian lainnya, yaitu sebagai berikut.
  • Berdasarkan perbedaan kebudayaannya, Amerika terbagi ke dalam dua region, yaitu Anglo Amerika dan Amerika Latin yang batasnya terdapat antara Amerika Serikat dengan Meksiko.
  • Berdasarkan elevasi dan iklim terbagi ke dalam tiga region,yaitu:
  1. tierra caliente atau daerah panas,
  2. tierra templada atau daerah sejuk, dan
  3. tierra fria atau daerah dingin.
  • Berdasarkan pemerintahannya, pembagian region ini sifatnya mutlak, dengan perbatasan ditetapkan atas dasar perjanjian
kedua negara.

1. Kawasan Amerika Serikat

a. Batas-batas Kawasan

Amerika Serikat atau USA (United States of Amerika) adalah negara paling penting di benua ini. Wilayahnya, kecuali satu blok daratan dengan Kanada dan Meksiko, termasuk dua negara bagian lain. Yang pertama adalah Alaska. Letaknya di ujung benua ini, terpisahkan oleh ke 48 negara Amerika Serikat lainnya serta oleh wilayah Kanada. Negara bagian lainnya yang letaknya berjauhan adalah Hawai.
Peta Amerika Serikat
Peta Amerika Serikat

Negara bagian Amerika Serikat ini berbentuk kepulauan yang berada di tengah Samudra Pasifik. Secara astronomis, kawasan Amerika Serikat terletak pada garis 24°33’ LU – 70°23’ LU dan antara 172°27’ BT – 66°51’ BB. Sedangkan secara geografis, daratan utama Amerika Serikat memiliki batas-batas sebagai berikut.
  1. Bagian utara berbatasan dengan Kanada.
  2. Sebelah selatan berbatasan dengan Teluk Meksiko dan Meksiko.
  3. Sebelah timur berbatasan dengan Samudra Atlantik.
  4. Sebelah barat berbatasan dengan Samudra Pasifik.
Adapun batas-batas negara bagian Alaska adalah:
  1. sebelah utara berbatasan dengan Laut Arktik,
  2. sebelah selatan berbatasan dengan Samudra Pasifik,
  3. sebelah timur berbatasan dengan Kanada, dan
  4. sebelah barat berbatasan dengan Laut Bering.

b. Bentang alamnya

Bentang alam kawasan Amerika Serikat, secara garis besar, dideskripsikan sebagai berikut: di pantai barat terdapat dataran rendah yang sempit, berhadapan dengan Samudra Pasifik. Dataran ini dibatasi pegunungan pantai yang merupakan tepi barat rangkaian Pegunungan Rocky. Di seberang Rocky Mountains terdapatlah Dataran Tengah (The Central Plain) yang merupakan dataran tinggi di sebelah barat. Yang termasuk ke dalam kawasan ini ialah negara bagian: Dakota Utara, Dakota Selatan, Nebraska, Kansas, Oklahoma, dan Texas. Sedangkan, Illinois, Indiana, Missouri, Kentucky, Arkansas, Mississippi, Alabama, dan Louisiana terletak di dataran rendah lembah Sungai Missouri-Mississipi.

Di bagian utara great plain itu terdapat danau-danau besar. Perbedaan tinggi permukaan air antara danau-danau itu menghasilkan air terjun, seperti Niagara Fall selain menarik para wisatawan, tenaganya juga menghasilkan tenaga listrik. The Great Plain dibatasi Pegunungan Alleghany yang
merupakan pegunungan tua di dekat pantai timur USA. Pegunungan ini memiliki banyak persediaan mineral dan potensi tenaga air. Sedangkan di bagian dataran rendah Pantai Atlantik merupakan bagian dari kawasan negara ini yang paling ramai disinggahi kapal-kapal internasional.

c. Lokasi (iklim, flora, dan fauna)

Kawasan Amerika Serikat mempunyai iklim yang bervariasi yaitu:
  1. di pantai utara bagian barat beriklim sedang,
  2. pantai barat bagian selatan beriklim mediteran,
  3. pantai barat laut beriklim sedang basah,
  4. pantai tenggara beriklim subtropik basah,
  5. di wilayah teluk Meksiko dan pantai pedalaman beriklim kontinental,
  6. Alaska beriklim kutub (dingin), dan
  7. kepulauan Hawaii beriklim hujan tropik.
Kawasan timur Amerika Serikat masih banyak dijumpai hutan lebat, yaitu hutan luruh. Di bagian utaranya tumbuh subur pohon-pohon pinus. Di sebelah timur ditumbuhi rerumputan yang tinggi. Sedangkan di bagian barat dan selatan ditumbuhi padang rumput yang pendek, dan di kawasan pedalaman California dan dekat Arizona ditumbuhi oleh vegetasi gurun.

Negara-negara bagian di kawasan selatan negara ini memiliki varietas pepohonan yang hijau sepanjang tahun. Tumbuhan palma dan tropis hidup di bagian selatan Florida dan California. Pohon-pohon konifer yang tinggi dan besar-besar (redwood) banyak tumbuh di daerah Podzol pegunungan California, dan di bagian tengah dan selatannya merupakan lahan yang subur bagi budidaya buah-buahan dan sayuran.

Jenis fauna yang hidup di negeri Paman Sam antara lain: bison, antelop, beruang di kawasan Midwes, domba, bighom, rusa, di kawasan pegunungan; puma di pesisir pasifik, armadilo, selot, dan jaguar di kawasan barat daya; posium, oligator, buaya kardinal di kawasan selatan; dan karibu beruang kutub, anjing laut, paus di kawasan Alaska.

d. Keadaan penduduk

Jumlah penduduk Amerika Serikat terdiri orang-orang kulit putih, yang sebagian besar berasal dari Inggris dan Irlandia. Dari Afrika, orang-orang Negro juga merupakan pendatang yang cukup banyak. Selain itu, ada pula orang-orang Asia, seperti: Cina, India, Jepang, dan Vietnam. Orang Indian tidak lebih dari sejuta jiwa, sedangkan orang Eskimo di negara bagian Alaska berjumlah sedikit saja.
Ras diskriminasi juga pernah terjadi di negara ini, yang terutama dirasakan oleh orang-orang negro di bagian selatan.

e. Potensi ekonomi dan kegiatan perekonomian penduduk

Pembahasan kegiatan perekonomian penduduk akan diulas secara region per region, agar kita memperoleh gambaran hubungan antara bentuk kegiatan-kegiatan itu dengan potensi alamnya.

1) Daerah pantai pasifik
Hutan Fir Douglas dan cedar yang menutupi bagian utara daerah ini menjadikannya sebagai daerah penghasil kayu yang penting di AS. Iklimnya yang sejuk cocok untuk peternakan sapi perah. Bahan galian yang dihasilkan daerah ini ialah tembaga. Daerah California merupakan daerah pertanian yang menghasilkan buah-buahan dan sayuran. Daerah ini juga mengandung minyak bumi, emas, perak, dan tembaga. Los Angles terkenal dengan industri filmnya, dan San Francisco merupakan kota pelabuhan yang terkenal.

2) Daerah sistem Pegunungan Rocky
Di daerah ini terkandung bahan tambang seperti: tembaga, emas hitam, aluminium, emas, perak, dan seng. Birmingham di daerah ini merupakan pusat industri logam.

3) Bagian barat Sentral Plain
Satu-satunya kegiatan yang cocok di daerah ini adalah peternakan.

4) Daerah dataran rendah
Yang dimaksud dengan daerah dataran rendah itu adalah daerah bagian sentral plain mulai dari daerah danau-danau besar ke arah selatan sampai dataran rendah teluk Meksiko, Semenanjung Florida, dan pantai pasifik bagian selatan. Bagian utara daerah ini merupakan pusat kegiatan pertambangan, industri, perdagangan, dan transportasi.

5) Daerah paling timur: Appalachia dan dataran rendah pantai pasifik
Di daerah ini terkandung batubara, terdapat industri besi, industri pesawat terbang, industri kertas, juga merupakan pusat perdagangan dan transportasi.

6) Alaska
Negara Amerika Serikat yang ke 49 ini memiliki kekayaan bumi berupa emas dan minyak bumi.

7) Hawaii
Merupakan daerah yang potensial bagi daerah pengembangan pertanian, karena daerahnya yang beriklim tropika.

2. Kawasan Kanada
Peta Kanada
Peta Kanada

a. Batas-batas kawasan
Kawasan Kanada paling selatan berada pada lintang 42°LU dan paling utara pada 72°LU. Batas-batasnya adalah sebagai berikut:
  1. Sebelah utara berbatasan dengan Samudra Atlantik.
  2. Sebelah barat berbatasan dengan Samudra Pasifik Utara dan Alaska.
  3. Sebelah selatan berbatasan dengan Amerika Serikat.
  4. Sebelah timur berbatasan dengan Greenland dan Samudra Atlantik Utara.
b. Bentang alamnya
Kanada merupakan negara terluas di Amerika Utara yaitu sekitar 9.250.000 km2. Pantai utara negeri ini hampir tak pernah cair lautnya, kecuali teluk Hudson. Pantai barat Kanada merupakan hasil erosi glasial, sehingga berteluk sempit yang menjorok ke darat (fyord). Pantai timur Kanada merupakan teluk St. Lawrence yang diapit dataran tinggi Labrador di utara dengan ujung utara pegunungan Applachia di selatan teluk itu. Tepat di muka muara yang berbentuk corong (estuarium) itu terletak pulau New Founland.

Secara morfologis, kita bagi wilayah Kanada itu terbagi atas tiga bagian, yaitu: kawasan pegunungan Rocky, kawasan dataran rendah sekitar teluk Hudson, dan sisanya adalah kepulauan di Laut Arktik.

c. Lokasi (iklim, flora, fauna)
Secara umum, kawasan Kanada terbagi ke dalam beberapa wilayah, yaitu:
  1. iklim laut, di wilayah Ontario selatan dan lembah St. Laurence;
  2. iklim pasifik merupakan iklim lunak di Kanada;
  3. iklim pegunungan terdapat di pegunungan Rocky Mountains,lembah dan plato;
  4. iklim kontinental terdapat di kawasan sub arktik;
  5. iklim kontinental wilayah Atlantik dan padang rumput; dan
  6. iklim arktik terjadi di kepulauan arktik dan ujung utara dataranutama Kanada.
d. Keadaan penduduk
Sebagian besar penduduk yang tinggal di sana adalah keturunan Inggris (50%) dan Prancis (30%). Selebihnya adalah keturunan Jerman, Skandinavia, Belanda, Polandia, Italia, Cina, dan Jepang. Juga, ada di antaranya adalah penduduk Eskimo dan Indian.

e. Potensi ekonomi 
Potensi ekonomi dan kegiatan perekonomian penduduk Berdasarkan regionnya, potensi dan kegiatan perekonomian penduduk Kanada terbagi ke dalam dua daerah.

1) Daerah Pegunungan Rocky
Daerah ini kaya akan bahan galian, seperti: batubara, (di dekat Fernie), tembaga (di Britania Beach dan Kootenay), timah hitam dan seng (di Kootenay), dan emas (di bagian utara British Kolombia). Kota industrinya terletak di Trail.

2) Daerah perisai Kanada (Fennno Scandian Shield)
Daerah ini kurang baik untuk pertanian, karena tanahnya tipis, habis terkikis es. Akan tetapi batuannya kaya akan mineral berharga, seperti: Nikel, tembaga, kobalt, dan perak (di Sudbudry, Ontario), emas (di daerah Timmin, Porcupine, dan di sekitar danau Kirkland), asbes (di Theaford), uranium (di daerah sungai Bind), bijih besi (di daerah Labrador).

Sungai-sungai yang merupakan anak sungai St. Lawrence memiliki potensi pembangkit tenaga listrik berkekuatan tinggi. Sungai-sungai tersebut adalah S. Ottawa, S. Gatineau, S. St. Maurice, S. Saguenay. Dengan tenaga listrik itulah, Kanada mengembangkan industrinya di daerah aliran S. St. Lawrence, yaitu: industri alumunium, kertas, pulp, dan penggergajian kayu.

RANGKUMAN

  1. Desa adalah kesatuan wilayah yang ditempati oleh sejumlah penduduk sebagai kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai organisasi pemerintah terendah langsung dibawah camat, dan berhak menyelenggarakan rumah tangganya sendiri dalam ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  2. Ciri-ciri desa, antara lain: rumah penduduk yang jarang dan terpencar, jumlah penduduknya sedikit, bermata pencaharian sebagai petani atau nelayan, dan hubungan antara anggotanya sangat intim.
  3. Berdasarkan kategori wilayahnya, desa dikelompokkan kedalam kategori: desa pantai, desa di dataran rendah, desa di pegunungan, desa pedalaman, dan desa perkotaan. Sedangkan menurut pengaturan lahan (ruang) nya, terbagi kedalam pola desa linear, memanjang, dan pola terpusat.
  4. Kota adalah suatu sistem jaringan kehidupan yang ditandai dengan strata sosial ekonomi yang heterogen dengan corak yang materialis.
  5. Ciri-ciri kota, antara lain: warganya mempunyai spesialisasi pekerjaan, mata pencaharian yang non agraris, kepadatan penduduk yang tinggi, mobilitas yang cepat, dan tempat pemukiman yang permanen.
  6. Fungsi kota, antara lain: sebagai pusat produksi, pusat perdagangan, pusat pemerintahan, pusat kebudayaan, pusat rekreasi dan sebagainya.
  7. Kota mulanya merupakan sebuah pemukiman penduduk biasa yang berdasarkan latar belakang atau sejarah masing-masing kemudian berkembang menjadi sebuah pemukiman yang padat dan kompleks, yang kemudian disebut kota.
  8. Urbanisasi timbul karena adanya berbagai faktor penarik dari kota dan faktor pendorong dari desa. Urbanisasi sering menimbulkan banyak masalah.
  9. Antara desa dengan kota memiliki banyak perbedaan, baik dalam keadaan fisiknya maupun perbedaan dalam hubungan social masyarakatnya.
  10. Interaksi kota ialah hubungan timbal balik keruangan antara kota dengan wilayah lainnya yang berupa manusia, materi, dan atau immateri.
  11. Interaksi kota itu menimbulkan aneka pengaruh, baik positif maupun negatif.
  12. Tiga faktor yang mendasari interaksi kota, yaitu:
    a) adanya wilayah yang saling melengkapi,
    b) adanya kesempatan berintervensi, dan
    c) adanya berbagai kemudahan.
  13. Teori-teori interaksi:
    a) teori grafitasi,
    b) teori titik henti,
    c) teori potensi penduduk, dan
    d) teori grafik
  14. Interaksi kota aspek ekonomi ditandai dengan adanya pergerakan barang dan jasa atau tenaga kerja.
  15. Interaksi kota aspek sosial ditandai, antara lain; adanya pertambahan penduduk dan perkembangan lembang-lembaga sosial.
  16. Interaksi kota aspek budaya ditandai dengan masuknya tradisi baru, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, perubahan pola hidup, dan sebagainya.
  17. Pusat pertumbuhan ialah suatu kawasan yang sangat pesat pertumbuhannya, sehingga dijadikan sebagai pusat pembangunan yang dapat mempengaruhi kawasan-kawasan lain di sekitarnya.
  18. Walter Christaller dalam teorinya yang disebut teori tempat sentral merumuskan bahwa pusat pertumbuhan dapat dicitrakan dengan titik-titik simpul yang berbentuk geometris heksagonal. Geometris heksagonal itu kemudian dibedakan atas tiga hierarki sentral, yaitu: (1) tempat sentral berhierarki tiga (K = 3), (2) tempat sentral berhierarki empat (K = 4), dan (3) tempat sentral berhierarki tujuh (K = 7).
  19. Di Indonesia pusat-pusat pertumbuhan wilayah terbagi secara berjenjang, dari tingkat utama ke tingkat yang lebih khusus. Di tingkat yang lebih khusus (provinsi, kabupaten), pusat-pusat pembangunan disesuaikan dengan potensi wilayah masing-masing.
  20. Berdasarkan struktur dan wujud fisiknya, Asia terbagi ke dalam empat bagian besar, yaitu: Tanah Rendah Utara, Segitiga Pegunungan Lipatan Muda Sentral dan Plato-plato, Plato tua Selatan, dan Lembah-lembah Sungai besar dan dataran rendah. Sedangkan, berdasarkan aspek hubungan bangsa-bangsanya terbagi ke dalam: Asia Barat Daya, Asia Selatan, Asia Tenggara, Asia Timur, Asia Tengah, dan Asia Utara.
  21. Kawasan Asia Tenggara memiliki nilai strategis bagi pembangunan ekonomi di kawasannya, juga punya arti penting bagi bangsa-bangsa lain di dunia.
  22. Netherland beribukota di Den Haag dengan keadaan permukaan buminya yang lebih rendah dari permukaan laut. Netherland atau Negeri Kincir Angin termasuk ke dalam jajaran negara industri maju dunia.
  23. Jerman pernah terpecah menjadi dua negara, yaitu: Republik Federasi Jerman (Jerman Barat) dan Republik Demokrasi Jerman, dan bersatu kembali pada tahun 1990. Negeri ini juga termasuk ke dalam kelompok negara maju. Sektor ekonomi pentingnya ialah perindustrian.
  24. Berbeda dengan Netherland, sebagian besar wilayah Prancis merupakan dataran tinggi dan pegunungan. Prancis atau Negeri Mode dunia merupakan dataran tinggi dan pegunungan. Prancis atau Negeri Mode Dunia merupakan penghasil bijih besi terbesar Eropa, dan merupakan produsen anggur, gandum, susu, dan daging tingkat dunia.
  25. Amerika Serikat merupakan negara yang paling penting di benuanya, terdiri atas 50 negara bagian. Amerika Serikat adalah negara besar, tidak hanya besar dalam wilayah, melainkan juga besar dalam kekuasaannya, baik di bidang ekonomi, teknologi, maupun di bidang pertahanan.
  26. Kawasan Kanada yang luasnya 9.250.000 km2 terdiri atas enam wilayah iklim. Berdasarkan potensi perekonomiannya, Kanada terbagi kedalam dua region, yaitu region Pegunungan Rocky dan region Kanada. Negara ini merupakan negara yang berhasil memajukan perekonomiannya melalui pengembangan perindustrian.