Laminasi atau Laminating dengan sistem dingin (cold)

Laminasi atau Laminating dengan sistem dingin (cold) - Laminasi dengan sistem dingin (cold) untuk menempelkan plastik pada benda kerja dengan menggunakan lem dengan basis air, untuk mencairkan lem sesuai dengan kelekatan yang diinginkan menggunakan air untuk mencampur.

Laminasi atau Laminating dengan sistem dingin (cold)
Laminasi atau Laminating dengan sistem dingin (cold)
Laminasi sistem dingin ini tergolong ramah lingkungan, karena tidak beracun, tidak berbau dan tidak menyebabkan polusi bagi lingkungan. Mesin laminasi ini dapat digunakan untuk melapisi benda kerja secara utuh dan melapisi benda kerja yang sebagian modelnya ada yang berlubang/ jendela (window), misalnya dos roti yang bagian tengahnya transparan yang berfungsi untuk dapat melihat benda yang ada dalam dos tersebut.

Laminasi atau Laminating dengan sistem dingin (cold)

Mesin laminasi model SRFM 720 seperti terlihat pada gambar digunakan untuk melaminasi secara utuh benda kerja atau tidak berwindow. Mesin ini memakai kecepatan awal yang dimasukkan yang diatur pembalik pada motor, mempunyai celah film, otomatis berhenti ketika kertasnya habis, menggulung ulang/kembali dan cepat dalam pemindahan, dll.
Laminasi atau Laminating dengan sistem dingin (cold)
Unit Pemasukan (meja aparat dan tombol operasi).

Laminasi atau Laminating dengan sistem dingin (cold)
Laminasi atau Laminating dengan sistem dingin (cold)
Mesin Laminasi SRFM. Spesifikasi Mesin Laminasi SRM 720:
  • Mode l SRM 720
  • Lebar Maksimal 850mm
  • Kecepatan 40m/menit
  • Sistem Listrik 380V, 50HZ atau 220V, 60HZ
  • Daya Total 3 KW
  • Berat 1000 kg
  • Ukuran/berat seluruhnya 2000x1220x1450

Struktur mesin laminasi atau laminating dan prinsip kerjanya

Struktur mesin laminasi atau laminating dan prinsip kerjanya - Mesin ini terdiri dari alas/dasar/kaki, unit pemasukan, unit pengeleman/penempelan, alat-alat pengeleman, unit laminasi, sistem kontrol listrik, cepat menggulung ulang keluar, bagian celah, dll. Prinsip kerjanya dapat dilihat pada gambar. Kertas diisi melalui meja aparat nomor 1, gulungan plastik nomor 2, rol pengatur ketebalan lem nomor 4, nomor 5 rol pengeleman yang mengantarkan lem/perekatan ke plastik, kertas akan di tekan melalui rol nomor 7 dan 8, kemudian dikirim ke gulungan nomor 11, demikian seterusnya. Warna merah menandai plastik laminasi yang digunakan, sedangkan warna hijau menandai benda kerja/ kertas.
Keterangan gambar :
  1. Meja aparat
  2. Rol gulungan plastik laminasi
  3. Rol penghantar
  4. Rol pengatur ketebalan lem
  5. Rol distribusi lem
  6. Tangki lem
  7. Rol penggulung laminasi depan
  8. Rol penggulung karet depan
  9. Pisau pelobang/ penyobek
  10. Rol penggulung karet belakang
  11. Rol penggulung gulungan ulang
  12. Rol penghantar
Berikut diuraikan memasang instalasi dan langkah kerja melakukan pekerjaan laminasi atau laminating, sebagai berikut:
Laminasi atau Laminating dengan sistem dingin (cold)
Rol gulungan plastik laminasi. Laminasi atau Laminating dengan sistem dingin (cold).
  1. Bersihkan mesin tersebut hingga benar-benar bersih.
  2. Letakkan mesin tersebut pada lantai yang datar, dan baca dengan seksma panduan penggunaannya.
  3. Buka peti listrik kanan, dan hubungkan ke sumber tenaga dengan baik.
  4. Unit Pengeleman, bersihkan tangki lem dan letakkan pada posisinya.
  5. Pada mesin ini, pisau pemotong/ slitter berada tetap pada keadaan berdiri pada tangkai/batangnya. Kunci pisau itu diatas plastik oleh penjepit. Posisi kanan dan kiri pada pisau berdiri ditentukan/ditetapkan oleh lokasi ring pada kedua sisi. Pegang pisau berdiri oleh tangan, perbaiki posisi penjepit pada pisau berdiri, letakkan agak berdiri dan tekan pisau ke plastik tersebut. Sesuaikan lebar plastik yang dipotong dengan bidang yang akan dilaminasi, atur/setel posisi pisau berdiri, kemudian ikat/pasang lokasi ring. Rekatkan plastik yang dipotong dengan pita. Ketika mesin ini sedang berjalan, plastik akan terpotong. Dan plastik yang terpotong akan tertinggal pada penggulung. Ketika tidak ada yang dipotong, naikkan pisau pemotong, kemudian pisau akan secara otomatis berada pada tangkai/batangnya. 
  6. Rol Penggulung, terdapat 4 (empat) penggulung gulungan ulang dan 4 (empat) truk pengirim. Letakkan penggulung pada truk, dorong truk tersebut ke mesin, jalankan penggulung ke celah, dan ujung dengan gigi yang mengarah pada celah mesin (mesin ini tingginya harus sama dengan truk). Gulung benda kerja (kertas) yang dilaminasi pada penggulung. Pada ujung mesin sebelah kanan, terdapat roda penghubung untuk mengatur tekanan gulungan, putaran yang searah dengan jarum jam berarti tekanannya besar, dan putaran yang berlawanan dengan arah jarum jam berarti tekanannya kecil. Atur tekanan pada nilai yang sesuai. Setelah penggulung benar-benar dilepaskan, tarik pegangan pada truk dan potong kertas yang dilaminasi, dan tekan pada truk lainnya, pada waktu yang bersamaan, mesin ini masih berjalan normal.
  7. Setelah semuanya siap, langkah selanjutnya adalah menyetel kedudukan plastik pada rol-rol penghantar, jalankan plastik ini melalui batang tekanan penyeimbang nomor 3, rol nomor 4 dan nomor 5 untuk mengatur ketebalan lem, setel plastik pada rol penghantar nomor 12, kemudian menyetel ke rol penggulung gulungan ulang nomor 11, kemudian tekan rol penggulung laminasi kedepan dan belakang. Atur roda penghubung pada kedua sisi pada penggulung nomor 4 untuk mengatur ketebalan pengeleman, buat penggulung ini dekat dengan penggulung pengeleman nomor 5. Letakkan kertas pada meja aparat, jalankan motor, atur knop untuk mengatur kecepatan dan jalankan mesin pada kecepatan rendah. Buka roda penghubung kedua sisi pada penggulung nomor 4 untuk mengatur ketebalan pengeleman, atur ketebalan pengeleman dari tipis ke tebal, dan pengeleman ini bergantung pada hasil laminasi. 
Mengatur pipa termal, atur tegangan pada nilai yang sesuai (rata dan tidak keriput), hingga kecepatannya tinggi, mesin selanjutnya mulai bekerja pada keadaan normal. Jika kita hendak menghentikan mesin ini ketika mesin sedang berjalan, ingat bahwa waktu jeda tidak boleh terlalu lama, untuk menghindari lem pada penggulung kering. Selama operatornya istirahat, plastik harus di potong dan biarkan mesin ini berjalan dalam kecepatan rendah. Jika kita melihat ada satu sisi plastik yang lebih sempit dari pada sisi satunya, atur mur pada batang nomor 3 untuk menyeimbangkan kedua sisinya.

Setelah pekerjaan ini selesai, pertama kali potonglah plastik dan biarkan plastik berjalan sampai selesai, kemudian letakkan tangki lem, nyalakan katup pada tangki, biarkan lem berhenti (mengalir ke teromol/penampung lem) dan biarkan mesin ini berjalan dengan pelan untuk saat itu, kemudian buka penggulung nomor 4 untuk mengatur ketebalan lem untuk memisahkan penggulung nomor 4 dan nomor 5. Bersihkan permukaan penggulung dengan air atau alkohol mutlak. Dan air yang kotor akan mengalir ke alur/celah penggulung yang akan diteruskan oleh teromol. Buka penggulung laminasi depan dan belakang, hentikan mesin dan matikan tombolnya.

Perawatan dan Pemeliharaan Mesin Laminasi atau Laminating

Ketika mesin selesai bekerja, cuci setiap permukaan penggulung, tangki lem dan pipa yang berada didalam dengan menggunakan air. Jika lem pada penggulung kering, lem tidak dapat dibersihkan dengan air, anda harus membersihkan penggulung dengan alkohol mutlak.

Laminasi atau Laminating dengan sistem dingin (cold)
Tangkai/ batang pisau pemotong/ perforator. Laminasi atau Laminating dengan sistem dingin (cold)
Jangan gunakan alat-alat apapun yang berbentuk tajam untuk menggesek/menggarut permukaan gulungan, hindari permukaan penggulung ini rusak. Setelah mesin berhenti, pisahkan penggulung, hindari penggulung agar tidak rusak. Tabung bantalan penggulung-gulungan ulang seharusnya dilumuri dengan minyak mesin 20# dengan menggunakan tangan. Agar tahan lembab, hindari mesin ini agar tidak berkarat.

Sekian materi pembahasan tentang Laminasi atau Laminating dengan sistem dingin (cold), Struktur mesin laminasi atau laminating dan prinsip kerjanya serta Perawatan dan Pemeliharaan Mesin Laminasi atau Laminating.